
Custodial vs Non-Custodial Crypto Trading Platforms Explained
Who actually holds your crypto while a bot trades it? The custodial/non-custodial line decides the answer — and FTX is the reason it matters.
EducationalTerminal dengan fitur lengkap untuk pengalaman trading terbaik
Bitsgap menawarkan alat trading canggih untuk mengelola aset dan melacak
kinerja
di berbagai exchange dari satu dasbor.
Antarmuka terpadu untuk banyak exchange
Transaksi di 17 bursa dalam satu workspace
Akses semua fitur exchange (jenis order/mode posisi/mode margin)
Beralih antar exchange dengan satu klik
Fitur pasar spot
Lacak harga pembelian aset
Jenis order lanjutan: TP, SL, Trailing, dan OCO
Pemantauan lindung nilai pasangan spot-futures yang mudah
Widget teknikal
Ikhtisar indikator teknikal utama dalam terminal
Pengambilan keputusan yang lebih mudah untuk titik masuk dan keluar
Praktikkan strategi tanpa risiko keuangan
Coba ide trading dalam kondisi pasar real time
Pelajari antarmuka dan alat-alat platform
Perkuat keyakinan sebelum menginvestasikan modal riil
Pantau dan analisia kinerja untuk optimalkan strategi Anda
Beralih antara mode Live dan Demo dengan satu klik
Jadilah ahli trading kripto! Gunakan berbagai jenis order, limit, market, TWAP, scaled, stop market, dan stop limit untuk efisiensi maksimal dan risiko minimal.
Limit Order
TWAP (Time-Weighted Average Price)
Scaled Order
Market Order
Stop Market Order
Stop Limit Order
Memungkinkan pengoptimalan rata-rata posisi eksekusi aset selama periode waktu tertentu.
Berfungsi paling optimal untuk order besar yang mungkin memiliki dampak pasar yang signifikan. TWAP (Time-weighted average) adalah strategi yang akan mencoba mengeksekusi order yang menjalani trading dalam irisan-irisan kuantitas order pada interval waktu yang teratur sebagaimana ditentukan oleh pengguna.
Tujuan TWAP adalah untuk meminimalkan dampak pasar pada basket order.
Memungkinkan pengoptimalan rata-rata posisi eksekusi aset selama periode waktu tertentu.
Berfungsi paling optimal untuk order besar yang mungkin memiliki dampak pasar yang signifikan. TWAP (Time-weighted average) adalah strategi yang akan mencoba mengeksekusi order yang menjalani trading dalam irisan-irisan kuantitas order pada interval waktu yang teratur sebagaimana ditentukan oleh pengguna.
Tujuan TWAP adalah untuk meminimalkan dampak pasar pada basket order.
Bitsgap adalah salah satu pionir otomasi trading kripto sebelum menjadi tren.
Sampai saat ini, pengguna kami telah mengaktifkan lebih dari 4,7 juta bot.
Hubungkan 17 bursa kripto teratas dalam satu antarmuka.
Dari berita terbaru hingga panduan mendalam, kami kupas semuanya di blog kami.

Who actually holds your crypto while a bot trades it? The custodial/non-custodial line decides the answer — and FTX is the reason it matters.
Educational
Read, trade, withdraw — three tiers, one that matters for a bot. See exactly what an API key can and can't touch.
Educational
Ten votes short of the 60 needed. Here's what actually happened on September 15, why it fell apart, and what comes next.
News
Your bot isn't broken. It's one of five specific, checkable things. Here's how to find which one.
Educational
A platform outage stops your bot from trading. It doesn't touch your money. Here's the mechanism that keeps those two things separate.
EducationalTWAP (Time-Weighted Average Price) merupakan metode eksekusi transaksi untuk trading bervolume order yang besar dengan dampak pasar minimal.
Alih-alih memasukkan order secara keseluruhan sekaligus, order TWAP membagi volume total menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan ukurannya sama. Bagian-bagian ini kemudian dibuat pada interval waktu yang teratur selama periode eksekusi yang telah ditentukan.
Dengan cara mengakumulasi atau melikuidasi posisi secara perlahan dari waktu ke waktu, slippage akan lebih kecil dibandingkan dengan market order instan dengan volume total. Tujuannya untuk mendapatkan harga eksekusi yang lebih mendekati harga rata-rata pasar selama rentang waktu eksekusi.
Aliran order yang bertahap dan terkontrol ini memungkinkan order besar untuk diserap oleh pasar dengan minimnya fluktuasi harga dan sinyal. Di pasar yang likuid, TWAP mungkin tidak terlalu penting tetapi masih dapat mengurangi dampak pasar dibandingkan dengan market order. Untuk aset yang kurang likuid atau volatil, order TWAP dapat sangat mengoptimalkan harga masuk atau keluar.
Misalnya seorang trader ingin menjual 50 bitcoin (BTC) tanpa memicu penurunan harga yang mencolok. Mengingat kondisi pasar yang stabil, mereka memilih untuk menggunakan TWAP selama 10 jam.
Untuk membuat order TWAP:
Dengan mendistribusikan penjualan melalui TWAP, order 50 BTC memiliki dampak pasar yang lebih kecil dan lebih kecil kemungkinannya untuk menurunkan harga BTC secara drastis drastis dibandingkan dengan menjual semuanya sekaligus.
Dalam trading riil, algoritma TWAP akan mengoptimalkan eksekusi berdasarkan likuiditas, order yang ada, dan variabel lainnya. Contoh ini menggambarkan prinsip meminimalkan dampak pasar.
Meskipun TWAP dapat mengurangi dampak pasar dalam kondisi yang tepat, trader harus mempertimbangkan kurangnya adaptabilitas, ketidakpekaan terhadap volume, keterdugaan, peluang yang terlewat, dan risiko pengisian sebagian. Alternatif lain seperti VWAP atau trading diskresioner mungkin lebih efektif untuk mencapai tujuan eksekusi dalam situasi tertentu.
TWAP (Time-Weighted Average Price) dirancang untuk mengurangi dampak pasar saat melakukan transaksi dengan volume order yang besar.
Mekanisme kerjanya yaitu dengan membagi total volume order menjadi beberapa order yang lebih kecil dan berukuran sama. Order-order ini kemudian dibuat dan dikirimkan secara berkala dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
Hal ini bertujuan untuk secara bertahap mengakumulasi atau melikuidasi posisi target tanpa menyebabkan fluktuasi harga yang signifikan atau menunjukkan ukuran order secara penuh.
Dengan penyebaran transaksi dari waktu-ke waktu, slippage lebih dapat diminimalkan dibandingkan dengan memasukkan order penuh seketika melalui market order. Pembagian volume juga membuat aliran transaksi tidak terlalu mencolok.
Secara umum, TWAP dimaksudkan untuk mengeksekusi order induk yang bervolume besar melalui order anakan yang bervolume lebih kecil secara terjadwal. Pendekatan terukur ini berupaya untuk mencapai harga masuk/keluar rata-rata yang dekat dengan harga pasar selama periode waktu yang telah ditentukan, sekaligus menghindari fluktuasi harga yang signifikan.
Meski demikian, TWAP memiliki kelemahan — paling cocok untuk pasar yang stabil dan likuid. Para trader harus mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan strategi ini sebelum menggunakannya.
Coba dulu PRO Bitsgap gratis selama 7 hari, beli paketnya kemudian